Selasa, 01 Desember 2015

Parallel Concept

 



Komputasi paralel adalah salah satu teknik melakukan komputasi secara bersamaan dengan memanfaatkan beberapa komputer secara bersamaan. Komputasi paralel merupakan salah satu pemograman komputer yang memungkinkan untuk melakukan eksekusi perintah secara bersamaan dalam satu ataupun banyak prosesor di dalam sebuah CPU. Komputer dikatakan sebagi mesin komputasi paralel jika memenuhi beberapa syarat berikut :
  •  Data yang di proses di pecah menjadi bagian-bagian terpisah yang bekerja secara independen dan terus-menerus.
  • Proses pengeksekusian instruksi ganda. Dalam sekali waktu ,bisa dihasilkan 2 atau lebih suatu output data. (untuk lebih detainya bisa baca Taksonomi Flynn yang dalam hal ini sangat berbeda dengan paradigma perkembangan pengolahan data yang berkisar perlebaran jalur data, bukan penjamakan instruksi.
  • Dapat menyelesaikan tugas lebih cepat daripada dengan perangkat serial.
Biasanya diperlukan saat kapasitas yang diperlukan sangat besar , baik karena harus mengolah data dalam jumlah besar ataupun karena tuntutan proses komputasi yang banyak. Untuk melakukan aneka jenis komputasi paralel ini diperlukan infrastruktur mesin paralel yang terdiri dari banyak komputer yang dihubungkan dengan jaringan dan mampu bekerja secara paralel untuk menyelesaikan suatu masalah. Untuk itu di perlukan aneka perangkat lunak pendukung yang biasa disebut middleware yang berperan untuk mengatur distribusi pekerjaan antar node dalam satu mesin paralel. Selanjutnya pemakai harus membuat pemograman paralel untuk merealisasikan komputasi.

Tujuan utama dari pemograman paralel adalah untuk meningkatkan performa komputasi. Semakin banyak hal yang bisa dilakukan secara bersamaan (dalam waktu yang sama) semakin banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan. Performa dalam pemograman paralel diukur dari beberapa banyak peningkatan kecepatan (speed up) yang diperoleh dalam menggunakan teknik paralel.

Ssebernarnya prinsip paralelisme juga sudah diterapkan dalam komputer serial misal dengan pipelining dan superscalarnya namun demikian tidak memberikan solusi terbaik dalam hal meningkatkan performansi dikarenakan terbatasnya kemampuan untuk menambah kecepatan prosesor dan fenomena memori bottlenock. Tingkat pralelisme dalam komputasi khususnya pada prosesor di antaranya :
  • Paralelisme bit level . Contoh : Prosesor 32 bit dan Prosesor 64 bit.
  • Paralisme instruction set level . Contoh : CISC dan RISC.
  • Paralelisme thread level . Contoh : Intel hyperthreading.
Paralelisme lain juga berkembang dalam komputasi paralel adalah paralelisme dadta dan paralelisme fungsi. Perkembangan teknologi prosesor : prosesor singlecore superscalar, chip multiprosesor, prosesor multicore, hingga prosesor cell memberikan konstribusi terhadap peningkatan performansi komputer paralel.

Sumber:

http://uchaaii.blogspot.co.id/2013/07/parallel-computation.html  

http://myblogisland.blogspot.co.id/2013/04/parallel-computation.html 
http://nazaruddin.blog.unigha.ac.id/2013/08/24/pengertian-komputasi-paralel/

http://myblogisland.blogspot.co.id/2013/04/parallel-computation.html 

http://crows-haikal.blogspot.co.id/2015/08/quantum-computing-entanglement.html 
http://seto.citravision.com/berita-46-parallel-computation--parallelism-concept.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar