Kamis, 24 September 2015

ENTANGLEMENT

Entanglement adalah efek mekanik kuantum yang mengaburkan jarak antara partikel individual sehingga sulit menggambarkan  partikel tersebut. Contoh dari Entanglement ini adalah kaitan antara penentuan jam sholat dan Quantum Entanglement. Mengapa jam sholat di buat seragam ? Karena demikian secara massal banyak manusia di beberapa wilayah secara serentak masuk ke zona Entanglement bersamaan.
Teori Quantum Entanglement ini pertama kali di cetuskan oleh fisikawan dari Adgone National Laboratory sekitar 20 tahun yang lalu. Paul Benioff merupakan orang yang pertama yang mengaplikasikan teori fisika kuantum pada dunia komputer di tahun 1981.
Satu tim fisikawan Harvard yang di pimpim oleh Mikhail D. Lukin telah mencapai Entanglement kuantum antara foton dan materi keadaan padat. Penelitian ini menjadi kemajuan penting dalam jaringan kuantum praktis. Karena ini merupakan bukti eksterimen pertama dimana bit kuantum keadaan padat atau Qubits dapat berkomunikasi satu sama lain, dalam jarak yang panjang. Penerapan di masa depan bisa untuk komunikasi jarak jauh dan pada komputasi tersebar. Tapi penerapan ini memerlukan penemuan cara pemprosesan node dan penyimpanan data kuantum dalam Qubits. Hal ini berarti memerlukan juga cara menyambungkan tiap node satu sama lain termasuk dengan penyimpanan Qubits itu sendiri. Penyimpanan Qubits adalah perangkat elektronik , node-node adalah operangkat elektronik kecil di motherboard dan cara pemprosesan node yaitu pada operasi sistemnya . Penelitian Mikhail D Lukin menemukan cara perangkat-poerangkat itu disambungkan. Cara penyambungannya adalah Entanglement. Entanglement merupakan keadaan dua atom yang berbeda berhubungan hingga satu atom mewarisi sifat atom pasangannya. 
Menurut Mikhail D Lukin, dalam komputasi kuantum dan komunikasi kuantum menghasilkan sebuah pertanyaan yaitu apakah atau bagaimana caranya menghubungkan Qubits-Qubits yang terpisah dalam jarak jauh satu sama lain? Lalu penelitian lainnya di lakukan oleh Emre Togan, seorang mahasiswa pasca sarjana fisika di Harvard. Oleh karenanya penunjukan adanya Entanglement kukantum antara material keadaan padat dan foton adalah kemajuan penting untuk menghubungkan Qubits bersama dalam jaringan kuantum. Sebelumnya Entanglement kuantum hanya terjadi pada foton dan ion atau atom individual. Penelitian Mikhail D Lukin dankerabatnya, merupakan salah satu kemajuan dimana seorang insinyur bisa merancang dan mengendalikan interaksi antara foton individual dan materi dalam bahan keadaan padat. Mereka menunjukkan foton dapat di tanam dengan informasi yang tersimpan dalam Qubits.
Entanglement Kuantum merupakan sifat dasar mekanika kuantum. Entanglement memungkinkan informasi kuantum tersebar dalam puluhan ribu kilo meter dan hanya di batasi oleh seberapa cepat dan seberapa banyak pasangan Entanglement dapat bekerja dalam ruang.
Hasil terbaru ini bertopang pada hasil penelitian sebelumnya oleh tim Mikhail D Lukin sendiri yang menggunakan pengotoran satu atom dalam intan sebagai Qubits. Tim Mikhail D Lukin sebelumnya telah menunjukkan kalau pengotoran ini dapat di kendalikan dengan cara memfokuskan laser pada kisi intan dimana nitrogen menggantikan sebuah atom karbon yang menghasilkan kalau derajat kebebasan spin pengotoran ini menjadi memori yang luar biasa.
Karena foton adalah pembawa informasi kuantum paling cepat dan daya ingatan spin dapat menyimpan informasi kuantum dalam waktu lama. Pasangan spin-foton Entanglement menjadi bahan ideal untuk realisasi jaringan kuantum. Jaringan kuantum seperti analog dengan internet, yang dapat mentransportasikan informasi dan komunikasi dengan aman dalam jarak sangat jauh.

Sumber oleh :
http://seto.citravision.com
http://quantumstudyclub.blogspot.com 
PENDAHULUAN CLOUD COMPUTING

A. LATAR BELAKANG

Seiring perkembangan zaman, teknologi saat ini mengalami perkembangan yang pesat. Sehingga kegiatan sehari-hari yang dianggap tidak mungkin, dapat dikerjakan dalam waktu singkat. Pengembangan teknologi komputasi berbasis internet saat ini lebih di arahkan pada proses aplikasi sistem yang mudah dan tidak memerlukan banyak waktu atau  tenaga. permasalahan diperoleh dalam pengolahan sistem jaringan, apabila ada suatu perubahan program aplikasi internet pada server dalam jaringan lokal datanya harus diinstal ulang atau disesuaikan kembali. Termasuk pada pemakaian komputer biasa di perlukan sistem operasi dan program aplikasi. sistem aplikasi sangat menentukan program aplikasi.
Istilah cloud computing mulai banyak di dengar dan perkembangannya sangat luar biasa. disebut-sebut teknologi cloud computing dapat menghilangkan masalah di atas. Teknologi ini dianggap dapat menekan ongkos investasi server raksasa, lebih efektif, transparan dan efisien dari jumlah sumber daya manusia. banyak perusahaan IT dunia membangun infrastuktur untuk menuju era penyimpanan data yang mutakhir ini. tidak heran bila kemudian perusahaan besar seperti microsoft, apple, google dan ibm mengembangkan teknologi ini dengan serius selama satu dekade terakhir.

B.IDENTIFIKASI MASALAH

Pada artikel ini, akan saya sampaikan penjelasan tentang cloud computing. Dalam artikel ini di jelaskan mengenai pengertian, sejarah, perkembangan, karakteristik, keunggulan, kelemahan dan kesimpulan dari cloud computing.

C.TUJUAN 

Tujuan dari artikel ini agar dapat mengetahui tentang cloud computing, mulai dari pengertian, sejarah, perkembangan, karakteristik, keunggulan, kelemahan dan kesimpulan dari cloud computing.

1.Definisi dan pengertian cloud computing

Banyak pihak memberikan definisi cloud computing dengan perbedaan antara lain:
Wikipedia mendefinisikan cloud computing sebagai " komputasi berbasis internet, ketika banyak server digunakan bersama untuk menyediakan sumber daya, perangkat lunak dan data pada komputer atau perangkat lain pada saat di butuhkan sama seperti jaringan listrik."
Gartner mendefiinisikan cloud computing sebagai " sebuah cara komputasi ketika layanan berbasis IT yang mudah di kembangkan dan mudah di sediakan sebagai sebuah layanan untuk pelanggan teknologi internet."
Forester mendefinisikan cloud computing sebagai " standart kemapuan TI, seperti perangkat lunak, platform aplikasi atau infrastruktur yang di sediakan menggunakan teknologi internet dengan cara swalayan dan bayar per pemakaian."

Secara sederhana, cloud computing dapat kita bayngkan seperti jaringan listrik. Apabila kita membutuhkan listrik, apakah kita harus punya pembangkit listrik sendiri? Tentu tidak, kita tinggal menghubungi penyedia layanan (PLN), menyambungkan rumah kita dengan listrik dan kita tinggal menikmati layanan tersebut. Pembayaran kita lakukan bulanan sesuai pemakaian.

Cloud computing (komputasi awan) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dan pengembangan berbasis internet (awan). Cloud computing pada dasarnya menggunakan internet-based servise untuk mensupport business process. Kata "cloud" sendiri merujuk kepada simbol awan yang di dunia IT di gunakan untuk menggambarkan jaringan intenet (internet cloud).

2. SEJARAH CLOUD COMPUTING

Sejarah Cloud computing di mulai pada tahun 1960-an, John McCarth seorang pakar komputer dari MIT meramalkan bahwa suatu hari nanti komputerisasi akan menjadi infrastruktur publik layaknya seperti berlangganan listrik atau telepon. Kemudian pada akhir tahun 1990-an, lahir konsep ASP(Application Servis Provider) yang di tandai munculnya perusahaan pengolah data center. Selanjutnya pada tahun 1995, Larry Ellison pendiri Oracle, melahirkan wacana "Network Computing" pasca penetrasi Microsoft Windows 95 yang menjalani pasar software dunia pada saat itu. Ide itu menyebutkan bahwa PC tidak perlu di benamkan software yang membuat berat kinerja dan cukup di ganti sebuah terminal utama berupoa server. pada awal tahun 2000-an, Marc Beniof, eks Vise President Oracle melansirkan aplikasi CRM berbentuk "sotfware as a service" bernama Salesforce.com sebagai penanda lahirnya cloud computing. tahun 2005 , situs online shopping Amazon.com meluncukan Amazon EC2(Elastic Compute Cloud), diikuti Google dengan Google App Engine dan IBM yang melansir Blue Cloud Initiative.

3. PERKEMBANGAN CLOUD COMPUTING ATAU KOMPUTASI AWAN

Cloud computing ini sangat populer , hampir seluruh perusahaan besar ternama di dunia menggunakan layanan ini.

4. KARAKTERISTIK CLOUD COMPUTING

A. On-Demand Self-Service
Sebuah layanan yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna melalui mekanisme swalayan dan langsung tersedia pada saat di butuhkan.
B.Broad Network Access
Sebuah layanan yang dapat di akses dari mana saja, kapan saja, dengan alat apapun, asalkan kita terhubung ke jaringan layanan.
C.Resource Pooling
Sebuah layanan yang tersedia secara terpusat dan dapat membagi sumber daya secara efisien.
D. Rapid Elasticity
Sebuah layanan yang dapat menaikan atau menurunkan kapasitas sesuai kebutuhan.
E. Measured Servise
sebuah layanan yang disediakan secara terukur, karena nantinya akan di gunakan dalam proses pembayaran.

5. KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN CLOUD COMPUTING
Keunggulan cloud computing:
a. Menghemat biaya investasi awal untuk pembelian sumber daya.
b. Bisa menghemat waktu sehingga perusahaan bisa langsung fokus ke profit dan berkembang dengan cepat.
c. Menjadikan kolaborasi yang terpercaya dan lebih ramping.
Kelemahan cloud computing
a. Data secrecy
b. Konsistensi
c. Hambatan organisasi

6. KESIMPULAN
Cloud Computing dapat dikatakan suatu paradigma dimana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah deskstop, komputer tablet, notebook, dan lain-lain.

sumber oleh :
http://ibnewd.blogspot.co.id
http://royanafwani.wordpress.com
http://penjelajahelektronika.blogspot.co.id




Jumat, 18 September 2015

KOMPLEMENTASI KOMPUTASI 

Adapun implementasi komputasi yang di gunakan pada bidang ilmu pengetahuan adalah pada bidang fisika , kimia ,  biologi , ekonomi , sosiologi , dan lain-lain .

1. Computational Physics (Fisika) adalah implementasi pada ilmu pengetahuan fisika menggunakan algoritma numerik untuk memecahkan suatu permasalahan teori kuantitatif fisika yang sudah ada.
2. Computational Economics (Ekonomi) adalah implementasi pada ilmu pengetahuan ekonomi yaitu mempelajari agent-based computational modeling , computational econometrics dan statiska , komputasi keuangan computational modeling of dynamic macroeconomic systems , pemograman yang di desain khusus untuk komputasi ekonomi dan pengembangan alat bantu dalam pendidikan komputasi ekonomi .
3. Computational Chemistry (Kimia) adalah memaparkan dari teori kimia di gabungkan dengan program komputer yang handal un tuk menghitung struktur dan sifat molekul.
4. Bioinformatic (Biologi) adalah sebuah aplikasi dari teknologi informasi dan ilmu komputer terhadap bidang biologi molekuler.
5. Computational Sosiology (Sosiologi) adalah cabang ilmu sosiologi yang menggunakan metode komputasi intensif untuk menganalisa fenomena sosial.
6. Cognitive Sciense (Ilmu Kognitif) adalah cabang ilmu menengah yang mempelajari bagaimana informasi dibentuk dan di gambarkan o;eh otak.
7. Pada bidang matematika adalah terdapat numerikal analisis yaitu sebuah algoritma di pakai untuk menganalisa masalah-masalah matematika.
8. Pada bidang geografi adalah terdapat penggunaan komputasi yang di terapkan GIS(Geographic Information System) yang berguna untuk menyimpan , memanimulasi dan menganalisa informasi geografi.
9. Pada bidang geologi adalah teori komputasi untuk pertambangan sebuah sistem komputer yang di gunakan untuk menganalisa bahan-bahan mineral dan barang tambang yang terdapat di dalam tanah.

Manfaat dari adanya Komputasi ini yaitu :
1. Perhitungan-perhitungan kompleks yang bisa mencapai ribuan data dapat dengan mudah di kerjakan manusia dengan bantuan komputer . Hal ini dapat mengurangi waktu , biaya dan lain sebagainya.
2. Lahirnya komputer dapat membantu pekerjaan manusia dalam berbagai bidang. Misalnya pada bidang kedokteran , pertanian , astronomi , teknologi , ekonomi dan lainnya.

sumber informasi by 


  
TEORI KOMPUTASI


Dalam teori komputasi ini terdiri dari berbagai macam pendapat, namun dengan pengertian yang sama :


Teori komputasi adalah cabang ilmu komputer dan matematika yang membahas suatu masalah dapat di pecahkan pada model komputasi , menggunakan algoritma .

Untuk melakukan studi komputasi , Ilmuwan komputer bekerja sama dengan abtraksi matematika dari komputer yang dinamakan model komputasi . Secara umum ilmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu sains.
Teori Komputasi di bagi menjadi 3 :
1. Teori Otomata (automata theory)
2. Teori komputabilitas (computability theory) adalah bertugas sebagai pemeriksa batasan-batasan pada model-model teoritis yang di gunakan komputer .
3. Teori kompleksitas (computational complexity theory) adalah sebuah ilmu dimana mengkaji sebuah sistem yang dinamik secara keseluruhan .

Beberapa model komputasi :
a. Mobile Computing atau komputasi bergerak adalah sebuah kemajuan teknologi komputer yang dapat berkomunikasi menggunakan jaringan tanpa mengunakan kabel serta mudah di bawa atau berbeda tempat tetapi berbeda dengan nirkabel.
contohnya : smartphone
b. Grid Computing adalah memanfaatkan suatu kekuatan pengolahan ide berbagai unit komputer dan menggunakan kekuatan proses untuk menghitung .
c. Cloud Computing atau komputasi awan adalah perluasan dari konsep pemograman berorientasi objek abstraksi . Sebagaimana di jelaskan sebelumnya , menghapus rincian kerja yang kompleks dari visibilitas.