PENDAHULUAN CLOUD COMPUTING
A. LATAR BELAKANG
Seiring perkembangan zaman, teknologi saat ini mengalami perkembangan yang pesat. Sehingga kegiatan sehari-hari yang dianggap tidak mungkin, dapat dikerjakan dalam waktu singkat. Pengembangan teknologi komputasi berbasis internet saat ini lebih di arahkan pada proses aplikasi sistem yang mudah dan tidak memerlukan banyak waktu atau tenaga. permasalahan diperoleh dalam pengolahan sistem jaringan, apabila ada suatu perubahan program aplikasi internet pada server dalam jaringan lokal datanya harus diinstal ulang atau disesuaikan kembali. Termasuk pada pemakaian komputer biasa di perlukan sistem operasi dan program aplikasi. sistem aplikasi sangat menentukan program aplikasi.
Istilah cloud computing mulai banyak di dengar dan perkembangannya sangat luar biasa. disebut-sebut teknologi cloud computing dapat menghilangkan masalah di atas. Teknologi ini dianggap dapat menekan ongkos investasi server raksasa, lebih efektif, transparan dan efisien dari jumlah sumber daya manusia. banyak perusahaan IT dunia membangun infrastuktur untuk menuju era penyimpanan data yang mutakhir ini. tidak heran bila kemudian perusahaan besar seperti microsoft, apple, google dan ibm mengembangkan teknologi ini dengan serius selama satu dekade terakhir.
B.IDENTIFIKASI MASALAH
Pada artikel ini, akan saya sampaikan penjelasan tentang cloud computing. Dalam artikel ini di jelaskan mengenai pengertian, sejarah, perkembangan, karakteristik, keunggulan, kelemahan dan kesimpulan dari cloud computing.
C.TUJUAN
Tujuan dari artikel ini agar dapat mengetahui tentang cloud computing, mulai dari pengertian, sejarah, perkembangan, karakteristik, keunggulan, kelemahan dan kesimpulan dari cloud computing.
1.Definisi dan pengertian cloud computing
Banyak pihak memberikan definisi cloud computing dengan perbedaan antara lain:
Wikipedia mendefinisikan cloud computing sebagai " komputasi berbasis internet, ketika banyak server digunakan bersama untuk menyediakan sumber daya, perangkat lunak dan data pada komputer atau perangkat lain pada saat di butuhkan sama seperti jaringan listrik."
Gartner mendefiinisikan cloud computing sebagai " sebuah cara komputasi ketika layanan berbasis IT yang mudah di kembangkan dan mudah di sediakan sebagai sebuah layanan untuk pelanggan teknologi internet."
Forester mendefinisikan cloud computing sebagai " standart kemapuan TI, seperti perangkat lunak, platform aplikasi atau infrastruktur yang di sediakan menggunakan teknologi internet dengan cara swalayan dan bayar per pemakaian."
Secara sederhana, cloud computing dapat kita bayngkan seperti jaringan listrik. Apabila kita membutuhkan listrik, apakah kita harus punya pembangkit listrik sendiri? Tentu tidak, kita tinggal menghubungi penyedia layanan (PLN), menyambungkan rumah kita dengan listrik dan kita tinggal menikmati layanan tersebut. Pembayaran kita lakukan bulanan sesuai pemakaian.
Cloud computing (komputasi awan) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dan pengembangan berbasis internet (awan). Cloud computing pada dasarnya menggunakan internet-based servise untuk mensupport business process. Kata "cloud" sendiri merujuk kepada simbol awan yang di dunia IT di gunakan untuk menggambarkan jaringan intenet (internet cloud).
2. SEJARAH CLOUD COMPUTING
Sejarah Cloud computing di mulai pada tahun 1960-an, John McCarth seorang pakar komputer dari MIT meramalkan bahwa suatu hari nanti komputerisasi akan menjadi infrastruktur publik layaknya seperti berlangganan listrik atau telepon. Kemudian pada akhir tahun 1990-an, lahir konsep ASP(Application Servis Provider) yang di tandai munculnya perusahaan pengolah data center. Selanjutnya pada tahun 1995, Larry Ellison pendiri Oracle, melahirkan wacana "Network Computing" pasca penetrasi Microsoft Windows 95 yang menjalani pasar software dunia pada saat itu. Ide itu menyebutkan bahwa PC tidak perlu di benamkan software yang membuat berat kinerja dan cukup di ganti sebuah terminal utama berupoa server. pada awal tahun 2000-an, Marc Beniof, eks Vise President Oracle melansirkan aplikasi CRM berbentuk "sotfware as a service" bernama Salesforce.com sebagai penanda lahirnya cloud computing. tahun 2005 , situs online shopping Amazon.com meluncukan Amazon EC2(Elastic Compute Cloud), diikuti Google dengan Google App Engine dan IBM yang melansir Blue Cloud Initiative.
3. PERKEMBANGAN CLOUD COMPUTING ATAU KOMPUTASI AWAN
Cloud computing ini sangat populer , hampir seluruh perusahaan besar ternama di dunia menggunakan layanan ini.
4. KARAKTERISTIK CLOUD COMPUTING
A. On-Demand Self-Service
Sebuah layanan yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna melalui mekanisme swalayan dan langsung tersedia pada saat di butuhkan.
B.Broad Network Access
Sebuah layanan yang dapat di akses dari mana saja, kapan saja, dengan alat apapun, asalkan kita terhubung ke jaringan layanan.
C.Resource Pooling
Sebuah layanan yang tersedia secara terpusat dan dapat membagi sumber daya secara efisien.
D. Rapid Elasticity
Sebuah layanan yang dapat menaikan atau menurunkan kapasitas sesuai kebutuhan.
E. Measured Servise
sebuah layanan yang disediakan secara terukur, karena nantinya akan di gunakan dalam proses pembayaran.
5. KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN CLOUD COMPUTING
Keunggulan cloud computing:
a. Menghemat biaya investasi awal untuk pembelian sumber daya.
b. Bisa menghemat waktu sehingga perusahaan bisa langsung fokus ke profit dan berkembang dengan cepat.
c. Menjadikan kolaborasi yang terpercaya dan lebih ramping.
Kelemahan cloud computing
a. Data secrecy
b. Konsistensi
c. Hambatan organisasi
6. KESIMPULAN
Cloud Computing dapat dikatakan suatu paradigma dimana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah deskstop, komputer tablet, notebook, dan lain-lain.
sumber oleh :
http://ibnewd.blogspot.co.id
http://royanafwani.wordpress.com
http://penjelajahelektronika.blogspot.co.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar